Calon TKI Kudu Lolos Test Psikologi

Calon tenaga pikulan Indonesia (TKI) dan tenaga kerja perempuan (TKW) yang bakal bergerak di pendatang negeri mesti lolos tes psikologi. Kalau tidak lolos uji psikologi, tenaga tingkah laku bakal gak bisa enyah di pendatang negeri. Sebelumnya calon usaha kerja seharga disyaratkan sunyi tes keselesaan. Jika tiada aral, uji psikologi akan diberlakukan tamat lebaran nanti.

"Saat ini kita pada itu menjajaki peraturan mana yang akan digandeng untuk menyiapkan uji ilmu jiwa, " ujar Kepala BNP3TKI Jateng, Abe Rachman tatkala bertemu pengurus PJTKI se-Kendal di Biro Dinas Toleran Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Senin (11/7/2011).

Pendapat Abe, langkah menguji kandidat tenaga komitmen dengan tes psikologi berhajat mengetahui minat dan bakat calon tenaga kerja sebelum bekerja pada luar zona. Bakat & minat tenaga kerja sepanjang ini belum pernah dilakukan uji tes psikologi. Atas uji psikologi, tipikal getah perca tenaga sikap yang hendak diberangkatkan di luar ruang bisa diketahui. Dengan demikian, para bakal tenaga pikulan ini terlalu bekerja sesuai bidangnya.

Uji psikologi lebih banyak dikaitkan secara kemampuan hidup calon daya kerja laksana rajin, pemalas, dan tidak suka memeras keringat. Untuk menghadirkan uji psikologi, BNP3TKI Jateng saat ini masih menjajaki permufakatan dengan peraturan independen. Lembaga independen tersebut bakal menuduh calon usaha kerja yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

psikotes tki Supaya calon tenaga kerja gak kesulitan melewati uji psikologi, BNP3TKI Jateng bakal menunjuk enam negeri sebagai tempat uji ilmu jiwa, yakni Tipar, Cilacap, Konsentrat, Semarang, Soliter, dan Wonosobo. "Calon daya kerja mampu diantar PJTKI menjalani uji psikologi dalam enam lokasi yang ditunjuk, " ujar Abe.

Diakui, rencana kandidat tenaga sikap menjalani uji psikologi bakal menambah upah. Karena ini BNP3TKI Jateng masih menyelidiki lembaga yang bisa menubuhkan uji ilmu jiwa dengan bea yang terjangkau calon usaha kerja.

Ke depan, BNP3TKI Jateng mengimbau calon daya kerja diarahkan berangkat ke Asia Pasifik. Sebab perlakuan hukum serta demokrasi dalam Asia Pasifik lebih indah dibandingkan secara negara di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Kepala Dinas Supel Tenaga Komitmen dan Transmigrasi Sutiyono mengatakan tiap tahun ada lebih kurang 7 ribu warga yang berangkat ke luar teritori. Kawasan Timur Tengah tetap menjadi pesona TKW berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *